2 Years Worth The Wait

Pemikiran, komitmen, dan loso Iwan Tirta dalam mempreservasi motif batik, menginspirasi CONDROSENGKOLO Runway Collection 2017 by Iwan Tirta Private Collection, yang menarasikan loso mengenai “keselarasan”. Filosofi Iwan Tirta dalam melestarikan salah satu tradisi yang tak ternilai, batik Indonesia, menginspirasi penerus label yang memiliki misi untuk meneruskan komitmen sang maestro dengan menampilkan Condrosengkolo, Runway Collection 2017 by Iwan Tirta. Koleksi runway tahun ini menampilkan sebuah kisah mengenai keselarasan antara manusia dan alam semesta. Selama kurun waktu 2 tahun, lahir lah Condrosengkolo dengan 60 looks untuk pria dan wanita yang dimana kolesi ini dibagi ke dalam yang masing-masing melambangkan ke-4 elemen alam semesta meliputi Akasa (langit), Dahana-Tirta (air-api), Bawono (tanah), dan Maruta (angin). Mengacu kepada perhitungan waktu Jawa yang berbasis rotasi bulan, menjadikan pieces yang dibuat menggunakan simbolisasi dari angka tahun untuk menggambarkan watak dari tahun tersebut.

 

Fashion dan budaya menjadikan Condrosengkolo dibuka dengan penampilan paduan tembang Pangkur Gedong Kuning yang berisi bait- bait puisi tradisional Jawa karya Sunan Kalijaga berisikan mantra untuk menolak bala disambung dengan tarian Bedhaya Matah Ati yang terinspirasi dari tari klasik bedoyo karya Atilah Soeryadjaya dimana para penari saat mementaskan menggunakan kostum dan aksesoris almarhum Iwan Tirta. “Setiap tampilan mengedepankan ciri khas koleksi busana Iwan Tirta Private Collection, yaitu potongan-potongan klasik yang mengutamakan desain motif batik. Teknik pewarnaan garaman dan ombre yang digunakan juga menandai inovasi baru yang digunakan label ini dalam pewarnaan batik”, ungkap Era Soekamto (Creative Director Irwan Tirta Private Collection).

Koleksi wanita yang memiliki kombinasi biru dan merah tampil serasi dengan motif gajah dan naga melambangkan keseimbangan pada sekuens Dahana-Tirta. Sementara untuk koleksi pria meliputi kemeja lengan panjang dengan modern fitting, kemeja yang dipadukan dengan kain sarung atau celana pantalon lurus dipastikan menjadi tren di tahun ini. Pergelaran koleksi mereka pun membawa semua pecinta koleksi Iwan Tirta terhanyut dalam suasana, dan terkagum oleh silhouette, material, dan motif koleksi dari Condrosengkolo.


Leave a Reply

Or

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

twenty + 20 =