Amanda Hartanto

Indonesia tidak hanya dikenal sebagai negara dengan sumber kekayaan alam yang luar biasa. Tetapi negri gemah ripah dan ber-adat ini juga tersohor dengan warisan budaya luhurnya, yang sekaligus merupakan identitas dan jati diri. Lantas, sebagai generasi penerus bangsa apa yang sudah kita lakukan? Untuk menjaga, melestarikan, dan melindungi budaya-budaya negri ini. Mungkin ini pertanyaan yang untuk sebagian orang dianggap bukan sebuah kewajiban, tetapi tidak bagi Amanda Hartanto, creative director dari label Amandahartantobatik. Baginya budaya tidak hanya sebagai warisan nenek moyang, tetapi juga sumber inspirasi untuk berkarya dan filosofi kehidupan masyarakat yang harus dijunjung tinggi.

Menjadi Desainer, Mengolah Batik

Mimpi untuk menjadi seorang desainer memang sudah menjadi salah satu tujuan terbesar dalam hidup Amanda Hartanto. Entah kenapa, ia sangat jatuh cinta kepada setiap lembaran-lembaran kain yang penuh warna-warni dan bertekstur. Walaupun pada awalnya belum terbayang akan menjadi seorang desainer yang seperti apa, tetapi untuk mewujudkan hal tersebut ia memasang tekad bahwa ia harus berhasil untuk bisa melanjutkan pendidikan di Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB. Berkat semangat dan kerja kerasnya pun , ia sukses mengeyam pendidikan dan lulus disana.

Setelah lulus kuliah, pada tahun 2011, Amanda, sapaan akrab Amanda Hartanto, mulai mencoba untuk menerapkan ilmu dan keahliannya dalam bidang desain dan tekstil. Hal ini juga sekaligus untuk mewujudkan mimpinya menjadi seorang desainer, yaitu dengan mendirikan label fashion miliknya sendiri, bernama Amandahartantobatik. Amandahartantobatik memproduksi produk fashion ready to wear yang diperuntukan bagi generasi muda dengan mengusung konsep modern dan etnik yang menggunakan kain batik.

“Tentu sebagai orang seni dan desain saya mengenal baik akan apa itu batik. Tetapi pada mulanya, batik tidak berhasil mencuri perhatian saya. Bagi saya batik itu terlalu rumit untuk dipahami. Dan bahkan mata kuliah batik pun, mendapatkan nilai yang sangat tidak memuaskan. Tetapi semua pandangan akan batik, berubah 360° ketika saya mendapat tugas akhir dan ditantang untuk menciptakan sebuah karya batik. Pada saat proses tugas akhir inilah yang membuka rasa cinta saya terhadap batik begitu dalam, takjub, dan saya benarbenar mengapreasiasi apa itu selembar kain batik” Ujar Amanda.

Sejak saat itu Amanda Hartanto mulai fokus dalam mengeskplor batik. Tidak hanya teknik nya saja, apa itu batik tulis dan batik cap tetapi ia juga belajar untuk mengenal teknik batik, pewarnaan, metode pencampuran teknik dan warna, serta inovasi lainnya.

Awalnya memang tidak mudah untuk menekuni ini semua, tetapi ia berkomitmen untuk terus menggunakan batik sebagai sumber inspirasi dalam berkarya. “Sebagai seorang desainer yang menggunakan wastra nusantara saya memiliki tugas dan kewajiban untuk dapat mengemas batik menjadi sebuah karya yang modern tetapi tanpa menghilangkan keetnikan dari batik itu sendiri. Bagaimana menghadirkan sebuah koleksi busana siap pakai dengan desain yang wearable, chic, dan sophisticated. Sehingga orang-orang tetap tampil percaya diri dan gaya dalam balutan nuansa budaya” Ungkap Amanda.

Mengenalkan Budaya Melalui Edukasi Anak

Masih melanjutkan mimpinya untuk mengembangkan dan melestarikan budaya indonesia, bersama dengan 3 orang rekannya, Amanda Hartanto mencoba untuk mengenalkan budaya Indonesia melalui pendidikan dan sekolah anak dengan mendirikan Dharmakara, yaitu sekolah yang diperuntukan bagi anak-anak untuk belajar budaya dan seni Indonesia.

Sekolah ini lahir karena ia berpikir bahwa generasi muda saat ini terutama anak kecil, kurang memiliki pengetahuan akan budaya Indonesia. Mereka mungkin tidak mengenal apa itu seni wayang, apa itu batik, atau cerita-cerita rakyat dan legenda-legenda yang dimiliki oleh negri ini.

Amanda mengatakan “Untuk sementara waktu sekolah ini berbayar, tetapi kemudian, kami berharap bahwa sekolah ini dapat menerapkan sistem subsidi silang, dimana kita juga akan mengadakan kelas-kelas budaya gratis bagi anak-anak yang kurang mampu. Agar mereka memiliki hak yang sama, untuk mendapatkan pengetahuan akan budaya Indonesia, dan belajar akan seni yang kita miliki. Di Dharmakara kami membuat program edukasi budaya seperti kelas seni tari tradisional, seni balet nusantara (memadukan balet dengan budaya Indonesia), art & craft, dan seni peran.”

Bagi Saya Budaya Adalah…

Budaya adalah sesuatu bernilai luhur yang harus kita banggakan dan lestarikan sampai ke anak cucu kita nantinya. Jangan sampai budaya itu hilang karena pengetahuan yang kurang. Sebisa mungkin sekecil apapun itu kita harus dapat menghadirkan sisi budaya di setiap langkah kehidupan. Karena Indonesia adalah bangsa yang berbudaya yang kuat.

“Saya lahir, tinggal, dan hidup di negri yang berbudaya. Tidak hanya bangga tetapi ini juga merupakan salah satu anugerah terbesar dalam kehidupan saya. Inilah yang membuat saya sadar bahwa Indonesia itu adalah bumi yang memberikan banyak sekali inspirasi untuk berkarya. Rasa ke-Indonesia-an yang kuat dalam diri saya, membuat saya selalu ingin melestarikan budaya yang ada, termasuk batik. Dan sampai kapanpun saya tidak akan meninggalkan batik” Ujar Amanda menutup percakapan kami mengenai budaya dan indonesia.


You May Like This

Leave a Reply

Or

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

thirteen + 10 =