LAURA BASUKI: Petualangan Baru

Awal karir Laura adalah memang seorang model. Ketika usia 16 tahun, Laura mengikuti kelas modeling di OQ Modelling School,nsekolah model yang dimiliki oleh Oki Asokawati, seorang model senior ternama di Indonesia. Dari sinilah, Laura mulai aktif mendapat tawaran casting dannternyata membuahkan hasil manis untuknya. Ia dipercaya untuk menjadinmodel iklan, foto cover di majalah hingga model catwalk. Dan karirnya pun terus bersinar hingga sekarang.

Walaupun dalam beberapa tahun terakhir ini, Laura lebih banyak berkecimpung di dunia film, namun ia tidak akan melupakan roots-nya sebagai seorang model. “Bermain film banyak sekali tantangannya, dari mulai proses reading, memerankan peran yang bukan diri kita hingga harus beradaptasi dengan tim produksi, sikon dan lokasi syuting. Saat ini saya lagi proses syuting untuk film terbaru ber-genre horor, judulnya The Returning, lawan mainnya Ario Bayu dan sutradaranya Witra Asliga. Alasan mengambil film ini karena ini pertama kalinya saya main film horor, script dan semua pemain dan timnya juga solid.”

Dari semua film yang pernah ia mainkan, Di Timur Matahari adalah film yang paling berkesan baginya. “Saya syuting selama 35 hari di Papua dan tinggal di rumah warga. Tidak ada fasilitas elektronik, bahkan untuk sanitasi dan ketersediaan air bersih pun susah di sana. Dan ketika di lokasi pun proses syuting terkadang terhambat, itu cukup challenging buat saya, ”tutur istri dari Leo Sandjaya ini. Walaupun kini Laura telah menjadi seorang ibu dari putranya yang bernama Owen Gani Sandjaya, namun Laura mengaku selama menikah hingga memiliki anak, suami tak pernah mengekang dirinya untuk terus berkarir di entertainment. Kegiatan syuting, pemotretan, hobi pilatesnya hingga fashion project Lost and Found yang ia kerjakan bersama Didi Budiardjo, Rinaldy A. Yunardi, Josephine Widira dan Ley Sandjaja ini masih terus berjalan hingga saat ini. Baginya menikah bukanlah sebuah halangan untuk terus meniti karir.

Kehadiran Owen merupakan sebuah berkah sekaligus melengkapi kebahagiaan Laura dan Leo. “Memiliki anak itu adalah keinginan saya sejak dahulu. Setelah menikah selama 4 tahun kami tidak langsung dikaruniai anak, kami sempat mencoba proses inseminasi namun gagal. Dalam kurun waktu berapa bulan saya mengalami rasa sakit perut yang luar biasa hingga akhirnya saya memberanikan diri untuk cek testpack dan ternyata saya positif hamil. Rasanya senang dan bersyukur sekali semua yang saya inginkan bias terwujud.”


You May Like This

Leave a Reply

Or

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

16 + 19 =